You're Here : Home Jurnal Teknovasi PENGARUH MODEL PRAKTEK KERJA INDUSTRI (BLOCK WEEK

PENGARUH MODEL PRAKTEK KERJA INDUSTRI (BLOCK WEEK RELEASE DAN BLOCK MONTH RELEASE ) TERHADAP KOMPETENSI MEMBUBUT SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS: SMK N 2 MEDAN)


Download File : 7. EDI SYAHPUTRA___17-22.pdf

Tanggal Post : 08/12/2016 || Vol : 03, Nomor 2, 2016, 17-22

Edy Syahputra1*, Syamsun Nahri2 & Indra Hermawan3
1,2Jurusan Teknik Mesin, Universitas Al Azhar Medan
3Program Studi Mesin Otomotif, Politeknik LP3I Medan
Telp. +6285373020315
*E-mail : edysaragih_78@yahoo.com
 
 
ABSTRAK
 
 
Kegiatan Praktek kerja industri (prakerin) yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa, ternyata sebahagian dari nilai mata Diklat kejuruan siswa yang telah melakukan prakerin tetap rendah terutama nilai mata Diklat kompetensi membubut. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran dapat dibuat berbagai kebijaksanaan, antara lain melaksanakan Prakerin dengan model block week release atau model block month release. Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah mengetahui Pengaruh Model Praktek Kerja Industri (Block Week Release Dan Block Month Release) Terhadap Kompetensi Membubut Siswa SMK. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengetahui keunggulan Prakerin model block week release dalam kompetensi membubut dibandingkan dengan model block month release. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2 dan teknik analisis data menggunakan ANAVA. Tes perbedaan antar sel digunakan dengan menggunakan uji Tuckey. Hasil analisis data mengungkapkan bahwa siswa yang melakukan Prakerin dengan model block month release memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi daripada model block week release yaitu Fhitung = 5,32 > Ftabel = 4,08. Siswa yang memiliki bakat teknik tinggi memperoleh kompetensi membubut yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki bakat teknik rendah yaitu Fhitung = 27,44 > Ftabel = 4,08. Selanjutnya ada interaksi antara model Prakerin dengan bakat teknik dalam mempengaruhi kompetensi membubut siswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung = 8,59 > Ftabel = 4,08. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kompetensi membubut siswa kelas III SMK Negeri 2 Medan yang mengikuti model Prakerin block month release lebih unggul dibandingkan dengan model block week release. Siswa yang memiliki bakat teknik rendah lebih sesuai digunakan model block month release, sedangkan bagi siswa yang memiliki bakat teknik tinggi dapat menggunakan model Prakerin block week release maupun block month release.
 
 
Kata kunci : Block Week Releasse, Block Month Release, Kompetensi.

Cover :